Renungan

ilustrasi bagasi ke surga

Pintu Sempit ke Surga

Pintu ke Surga sering dikatakan sempit. Karena itulah manusia diminta untuk mengurangi bagasi atau beban yang justru menghambat perjalanannya mencapai keselamatan.

Terkait pintu yang sempit itu, refleksi saya mengerucut pada dua hal penting dari Injil hari ini. Pertama, ada pertanyaan mencemaskan dari para murid Ketika bersama Yesus. Tuhan, sedikit sajakah orang yang diselamatkan?” Pertanyaan itu lahir bukan tanpa alasan.

Pada suatu kesempatan Yesus berkata: lebih mudah seekor unta masuk dalam lubang jarum, dari pada orang kaya masuk dalam kerajaan Surga. Lubang jarum adalah pintu kecil selain gerbang utama di Yerusalem. Pada sore hari, gerbang utama ditutup. Unta akan dituntun melewati pintu kecil itu.

Gambaran di atas jelas membuat para murid menjadi cemas. Jika demikian ilustrasinya,  maka tidak banyak yang akan diselamatkan. Gambaran yang membuat para murid gentar tentang betapa sulitnya masuk kerajaan Surga. Terus siapa yang akan masuk? Menarik sekali bahwa Yesus tidak langsung menjawab tentang siapa yang akan diselamatkan. 

Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita.

1 Yohanes 4:19

Peluang ke Surga

Pertama-tama, Yesus mau mengatakan bahwa keselamatan itu terbuka untuk semua. Yesus tidak membatasi orang yang akan masuk Surga. Dia tidak membuat menguburkan potensi dan harapan semua orang yang mau selamat. Karena itu Dia dengan bijaksana tidak menjawab siapa yang akan diselamatkan?

Kedua, Yesus membuka peluang kepada semua orang dengan memberi harapan: berjuanglah melewati pintu yang sempit itu. Kata berjuang adalah ajakan untuk bekerja. Keselamatan bukan hal otomatis. Tentu yang lebih penting kita perlu bertanya: apa itu pintu yang sempit?

Dalam pengajaran di Bukit Yesus menyebutkan 8 kebahagiaan yang diartikan sebagai  8 jenis pintu menuju keselamatan:

  • Orang miskin di hadapan Allah
  • Orang berdukacita
  • Orang yang lemah lembut
  • Orang yang lapar dan haus akan kebenaran
  • Orang yang murah hati
  • Orang yang suci hatinya
  • Orang yang membawa damai
  • Orang yang dianiaya

Pintu-pintu inilah yang harus kita masuki dalam hidup agar sampai pada Yesus. Yesus sendiri berkata: Akulah pintu, barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput.” (Yoh. 10:6-9). Untuk masuk ke pintu-pintu itu tidak mudah. Mewujudkan keadilan dan kebenaran bukan perkara gampang. Itulah arti dari kata-kata Yesus: berjuanglah melewati pintu yang sempit.

Kurangi “Bagasi” 

Komedian Mongol Stress pernah berkata: karena pintu surga itu sempit maka yang bersedih hati adalah orang-orang yang gemuk atau berkolesterol. Mereka akan susah masuk Surga. Sementara yang langsing-langsing dan kurus2 akan dengan mudahnya masuk. Haha Mongol bercanda, tentunya. Pintu sempit itu adalah kiasan tentang perjuangan kita untuk mencapai keselamatan. Saya ajak kita sekalian untuk merenungkan tafsir lain dari seorang mistikus kristiani. Mistikus itu pernah mengatakan: dalam hidup ini kita tidak boleh terlalu banyak membawa bagasi.

Saya menafsirkannya seperti ini. Pintu surga pas untuk kita. Mungkin juga tidak sempit. Yang bikin sempit itu adalah karena beban yang kita bawa: dosa, kejahatan, skandal, kerusakan yang kita buat yang membuat pintu itu selalu tak cukup untuk kita masuk. Saatnya kita buang beban-beban yang tidak perlu itu biar kita tidak terhalang untuk memasuki pintu keselamatan itu. Amin

Inspirasi lain yang bisa dibaca:

Rating dan Komentar anda:

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
6 Comments
Oldest
Newest Most Voted
Inline Feedbacks
View all comments
Yasintus Ariman
3 months ago

Mantap Rm Ivan. saya suka renungannya, saya suka websitenya. Ini akan jadi referensi yang berharga buat saya. Terima kasih Rm yang cerdas, saleh, dan rendah hati, Salam hangat dari bumi Marapu, Sumba Timur

admin
Admin
3 months ago

mksh ase yg baik

Faustinus
Faustinus
3 months ago

Mksh Romo… renungan yg keren.. 👍

admin
Admin
3 months ago
Reply to  Faustinus

mksh

Hendra Gunawan
Hendra Gunawan
3 months ago

Mantep bro Romo Ivan,,gaya bahasa dan tulisan nya sedikit kocak jadi enak dibaca nya 👍..

admin
Admin
3 months ago
Reply to  Hendra Gunawan

mksh

6
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x